Jelly Gamat Gold-G
Jelly Gamat Gold-G, diolah dari Gold-G Sea Cucumber (Timun Emas atau Teripang/Gamat) yang merupakan mahkluk laut dari Asia (Pulau Langkawi, Malaysia) yang dapat dikonsumsi. Keistimewaan Gold-G Sea Cucumber ini bila dibandingkan dengan teripang pada umumnya merupakan spesies terpilih dari 1000 species teripang di dunia, dimana tripang spesies ini berkhasiat untuk mengatasi masalah kesehatan atau dapat juga digunakan untuk bahan kosmetik/kecantikan. Teripang jenis Gold-G Sea Cucumbar ini memiliki warna sesuai dengan namanya yaitu emas (golden) dan mengandung lendir yang beraroma tidak sedap.
Pemanfaatan Jelly Gamat Gold Sea Cucumber sebagai obat antiseptik tradisional dan obat serba guna telah dikenal lebih dari 300 tahun yang lalu khususnya kelompok masyarakat yang ada Pulau Langkawi, Malaya (Malaysia). Air sea cucumber biasanya dimanfaatkan untuk membantu para ibu sehabis bersalin untuk menghentikan pendarahan dengan cara diminumkan. Air sea cucumber juga beguna untuk mempercepat proses penyembuhan luka khitan anak laki-laki khususnya pada masyarakat di pulau Langkawi.
Air sea cucumber yang diolah secara tradisional memiliki kelemahan, yaitu warna yang tidak menarik, dan aroma amis yang menyengat, namun dengan memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi modern, aroma yang tidak sedap tersebut dapat dieliminir, bahkan air teripang emas yang dihasilkan dapat dimurnikan.
Jelly Gamat Gold-G Sea pertama kali dikembangkan oleh GnE, dimana dalam pengolahannya menggunakan teknologi mutahir, sehingga dapat menghasilkan produk Jelly Gamat Gold-G Sea Cucumber yang berkualitas, berwarna jernih dan tidak berbau, tanpa mengurangi khasiat dan kandungan gizi yang terkandung didalamnya.
Riset, studi dan pendapat para ahli tentang Sea Cucumber
Di China, ditemukan bahwa Sea Cucumber mengandung saponin glycosides, yaitu struktur yang mirip dengan komponen ginseng aktif, ganoderma, dan tumbuh-tumbuhan bumbu tonik yang terkenal. Hasil riset dari China tersebut menunjukkan bahwa saponin dan polisakarida yang terdapat pada mahkluk ini memiliki anti kanker, dalam riset ini juga dibuktikan bahwa Sea Cucumber dapat digunakan sebagai suatu tonik dan suplemen gizi.
Selanjutnya dalam penelitian modern telah ditemukan bahwa Sea Cucumber bermanfaat untuk membantu penyembuhan penyakit musculoskeletal inflammatory, khususnya arthritis rematik, osteoarthritis, dan ankylosing spondylitis, penyakit rematik yang mempengaruhi tulang belakang.
Penemuan penting bagi dunia medis dan kesehatan adalah bahwa ternyata sea cucuber memiliki lektin yang dapat mempengaruhi efek positif bagi therapeutic pada Human Immuno deficiency Virus (HIV). Hasil tes laboratorium dengan menggunakan sel limfoid, menunjukkan bahwa lektin tumbuhan yang dikenal sebagai jacalin, secara sempurna dapat menghalangi virus HIV. Disamping kemampuannya untuk menggumpalkan sel-sel yang sangat berbahaya, lektin juga berperan sebagai indikator penghambat adanya tumor.
Di Malaysia, Penelitian yang dilakukan di Universitas Malaysia selama 8 tahun menunjukkan bahwa Sea Cucumber dapat melancarkan peredaran darah dalam tubuh, mencegah penyumbatan kolesterol pada pembuluh darah, melancarkan fungsi ginjal, meningkatkan kadar metabolisme, membantu arthritis, penyakit diabetes mellitus dan penyakit hipertensi serta mempercepat penyembuhan luka, baik luka luar maupun luka dalam.
Dr. Ir. M. Ahkam Subroto, M.App.Sc., (alumnus Wisconsin University) ahli bioteknolog LIPI menjelaskan bahwa tripang memiliki kandungan protein yang sangat tinggi yaitu hingga mencapai 82%, teripang juga mengandung kondroitin sulfat dan glukosamin. Hal ini dapat membantu penyembuhan penyaki diabetes mellitus. Protein tinggi pada tripang juga dapat berperan sebagai regenerasi sel beta pankreas yang memproduksi insulin. Hasilnya, produksi insulin meningkat. (Trubus 441, Agustus 2006, halaman 109). Sedangkan menurut ahli nutrisi Walter Kee Mun Yee, teripang terbukti dapat mengobati penyakit nyeri sendi akibat asam urat.
Kondroitin sulfat berperan memulihkan penyakit sendi. Sedangkan glukosaminoglikan merupakan zat antithrombogenik pelancar peredaran darah yang menggumpal. Pada penderita penyakit asam urat, jumlah glukosamin dan kondroitin sedikit.
Hasil riset dr. Mittchell Kurk dari Pusat Revitalisasi Biomedis, New York, Amerika Serikat, menemukan bahwa teripang berkhasiat meningkatkan kesehatan fisik bagi 70% penderita radang sendi akibat asam urat. Ini akibat glukosamin merangsang tubuh mensekresikan cairan sinovial untuk lubrikasi persendian. Menurut dr. Zen Djaja MD, dokter di Malang, Jawa Timur, satwa anggota famili Holothuriidae itu mengandung asam lemak 12-MTA alias metthyltetradecanoic acid.(trubus, Jumat, Oktober 10, 2008 07:14:12 )
Keampuhan teripang dapat mengatasi penyakit jantung diyakini karena tripang mengandung asam docosahexanat (DHA) . Asupan DHA-asam lemak utama pada sperma, otak, dan retina mata-tinggi dapat menurunkan trigliserida darah penyebab penyakit jantung. Itu telah dibuktikan Prof. Zaiton Hassan, peneliti dari Departemen Ilmu Pangan, Universitas Putra Malaysia, Malaysia. Bersama M. A Kaswandi, dari Universitas Kebangsaan Malaysia, ia meneliti kandungan asam lemak teripang Stichopus chloronotus. Hasilnya: kandungan DHA teripang relatif tinggi, yaitu 3,69%.(Trubus, Edisi: Minggu, 02 Juli 2006 17:12:52).
Prof. Ridzwan Hashim (Universitas Kebangsaan Malaysia), menemukan bukti sahih, bahwa teripang Holothuria Atra, H. Scabra, dan Bohadshia argus berefek antibakteri. Bakteri Streptococcus faecalis penyebab pembengkakan lapisan dalam jantung, S. varidasns perusak katup jantung, S. pneumoniae penyebab radang paru-paru dan sinusitis akut, Staphyloccus aureus penyebab meningitis, dan Proteus mirabilis penginfeksi luka, ampuh dibasmi teripang dengan kata lain teripang sebagai solusi terbaik untuk di jadikan solusi untuk mengatasi penyakit radang paru-paru, sinusitis akut dan jantung koroner.






